Website Resmi SD Al-Irsyad Tegal

📢 SD Al Irsyad Jadi Tuan Rumah OJT Kepala Sekolah: Berbagi Praktik Baik Pembelajaran Mendalam

Tegal – SD Al Irsyad Kota Tegal mendapat kehormatan menjadi tuan rumah kegiatan On the Job Training (OJT) Pembelajaran Mendalam bagi para kepala sekolah, Senin (8/9/2025). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 15.15 WIB ini diikuti oleh 30 Kepala Sekolah jenjang SD dan PAUD, baik negeri maupun swasta, serta didampingi dua narasumber dari Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Tengah, yaitu Ibu Kurota A’yun, M.Pd. dan Ibu Wulan Garina, M.Pd.

Pada pendampingan OJT tahap kedua ini, para peserta difokuskan untuk berbagi praktik baik terkait perancangan, pelaksanaan, hingga evaluasi pengelolaan manajemen sekolah dalam kerangka pembelajaran mendalam. Forum ini menjadi ajang kolaborasi kepala sekolah untuk saling bertukar pengalaman sekaligus menemukan strategi yang efektif dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah masing-masing.

Kepala SD Al Irsyad, Muhtadin Abrori, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan sehingga sekolahnya menjadi tuan rumah kegiatan penting ini. “Kami berharap OJT ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memperkuat komitmen bersama untuk menghadirkan pembelajaran yang bermakna, mendalam, dan berdampak nyata bagi siswa,” ungkapnya.

Sementara itu, kedua narasumber dari BBGTK Jawa Tengah menekankan pentingnya peran kepala sekolah sebagai motor penggerak dalam mengelola perubahan. Dalam penyampaiannya, Ibu Kurota A’yun, M.Pd. menekankan perlunya penguatan budaya refleksi di sekolah. “Setiap program harus selalu disertai evaluasi. Dengan refleksi yang konsisten, sekolah dapat memperbaiki kelemahan sekaligus mengembangkan strategi yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ibu Wulan Garina, M.Pd. memberikan dorongan agar para kepala sekolah berani melakukan inovasi. “Pembelajaran mendalam menuntut kepala sekolah tidak hanya mengelola administrasi, tetapi juga menjadi penggerak pembaruan. Perlu ada keberanian mencoba, menerima kritik, dan mengembangkan program agar benar-benar berdampak pada kualitas pembelajaran,” tuturnya.

Kegiatan ditutup dengan refleksi bersama dan penyusunan rencana tindak lanjut. Diharapkan, hasil dari OJT ini menjadi inspirasi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kota Tegal dan sekitarnya.

Tinggalkan komentar